#
Home » » Wanita Desa Datang Ke Jakarta Mengejar Cinta

Wanita Desa Datang Ke Jakarta Mengejar Cinta


Waktu lulus smk, Yuni gadis desa khas solo bermimpi ingin sekali datang kejakarta, ia ingin sekali bisa menjadi bagian dari perusahaan dijakarta, setelah dapat ijin dari kedua orang tuanya, yuni mulai berangkat kejakarta. Dengan gaya nyentrik khas jawa, ia berangkat kejakarta. Awalnya ia bermimpi ingin datang kejakarta,dan pada akhirnya mimpi itu menjadi kenyataan, sesampai di jakarta ia tinggal bersama paman dan bibinya,kaka dari ibunya. Ia merasa senang bisa merasakan udara di jakarta. Seminggu dijakarta ia mulai mencari-cari pekerjaan, karena ini mimpi ku dapat bekerja di perusahaan di jakarta, suka ga suka dia harus lalui sendiri tanpa orang lain membantunya. Setelah dia mencoba menulis sebuah lamaran di salah satu peusahaan di jakarta,akhirnya dia mendapatkan apa yang dia inginkan. Setelah lamaran bekerja di terima, hari esok ia mulai bekerja, jujur ia masih bingung dengan dunia pekerjaannya. rasa bingung bercampur pusing ia rasakan, ketika ia harus menjalankan pekerjaannya. tetapi dia tidak pernah sedikit pun mengeluh dengan pekerjaannya, sebisa mungkin ia lakukan demi membuat perusahaan yang ia tempati merasa bangga dengan dia,seminggu setelah bekerja di perusahaan dijakarta ia mulai akrab dengan teman-temannya, dia pun merasa kaku. Bisa berteman dengan orang jakarta, di hatinya hanya bisa bilang, mana mungkin aku wanita desa bisa bergaul dengan wanita metropollitan di jakarta. Tapi mau gimana lagi, aku harus bisa terima kalau dunia ku yang sekarang berbeda dengan dunia ku waktu di desa. Lupakan masalah hatiku,aku hanya bisa beharap semoga mereka menjadi teman-teman terbaik ku, senang dan gembira ketika aku bersahabat dengan mereka. Lucu,kocak,jenaka hanya itu yang aku rasa dari mereka, aku tidak pernah merasa sebahagia ini ketika aku dijakarta, Waktu di desa aku tidak pernah merasakan hal senyaman ini ketika aku berada di jakarta. Hanya sepi dan gelap gulita yang aku rasa,waktu aku berada di rumah ku di desa. Dijakarta pusat keramaian, pusat yang membawa kesenangan,ternyata sangat menyenangkan buat ku. Setahun aku dijakarta aku mulai merasakan jatuh cinta dengan seorang pria, waktu di desa aku belum pernah merasakan hal seperti ini. Aku jatuh cinta dengan seorang pemuda asli jawa tinggal di jakarta,tetapi sayang aku hanya bisa berkenalan dengan pemuda itu melalui komunikasi saja. Karena dia harus kuliah didesa tempat lahirnya, Tanpa dapat melihat wajahnya, tanpa dapat memandang matanya. Lucu dan kocak bila berbicara dengan dia melalui handphone. Terkadang ketika kita berbicara, kita sampai lupa dengan waktu kita. Dia sibuk dengan kuliahnya dan aku sibuk dengan pekerjaan ku. Aku senang banyak peristiwa yang menyenangkan dari dia, dia yang mengajarkan ku, jika di jakarta harus hati-hati dengan sekitar, jangan asal berteman, nanti kamu yang rugi. Ucapan itu sering ia ucapkan ketika berbicara dengan ku. Perasaan sayang dan suka aku rasakan terhadap dia. Kadang aku merasa menjadi orang bodoh mencintai seorang pemuda yang level pendidikannya jauh di atas aku, tetapi dia menyakinkan ku, bahwa cinta tidak dapat di ukur dengan pendidikan, cinta hanya dapat di ukur dari kasih dan sayang. Dari situ aku paham bahwa cinta harus memiliki, dan aku berharap kepada tuhan semoga dia lah jodoh ku.

Tunggu cerita selanjutnya, terima kasih..

0 comments:

Post a Comment

Temen-temen yang Udah berkunjung jangan lupa ninggalin komentarnya yaa...?

Translate

CeritaLuka Memori. Powered by Blogger.